Senin, Maret 01, 2010

PSK Tenda Marak 'Mangkal' di Jalan Yos Sudarso

JAKARTA, MP - Para pekerja seks komersil (PSK) tak pernah hilang di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, tepatnya di taman tepi jalan protokol mulai Pertamina Plumpang hingga pompa air dekat Mal Artha Gading, Jakarta Utara. Jalur utama titik pantau adipura ini menjadi tempat tercela. Sehingga keberadaan PSK ini membuat resah karena mengganggu ketenangan warga sekitar.

Berdasarkan pantauan para kupu-kupu malam tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 04.30 dini hari, biasanya para PSK tersebut mangkal dekat penjual minuman gerobak sembari nongrong di pinggiran anak kali Sunter menunggu pria hidung belang.

Ironisnya, setelah para PSK mendapatkan pria hidung belang dan melakukan transaksi, kedua pasangan mesum itu melampiaskan nafsu birahinya di tenda terpal berukuran 3x2 meter yang sudah dipersiapkan tidak jauh dari lokasi mangkal. Jumlah tenda dengan terpal berwarna biru layaknya jamban tersebut berjumlah sekitar 5 tenda.

“Keberadaan mereka sudah sangat meresahkan. Karena mereka sudah tidak bermoral melakukan aktivitas di tenda-tenda layaknya binatang saja. Saya minta aparat, khususnya petugas Tramtib menindak tegas mereka.Jangan hanya bulan puasa saja gencarnya,” keluh Andri (30), warga Kelurahan Kelapa Gading Barat sembari menambahkan, PSK yang sering mangkal di pinggir taman Jalan Yos Sudarso itu terdiri dari para wanita setengah tua (STW) berumur sekitar 30-40 tahun.

Bukan hanya warga masyarakat saja yang merasa dirugikan dengan kehadiran tenda syahwat ini. Sudin Perindustrian dan Sudin Pertamanan juga dirugikan.

Kasudin Perindustrian dan Energi Jakut, Milzar mengungkapkan penerangan jalan umum di area tersebut kerap dirusak alias lampunya dirusak serta kabelnya diputus. Sehingga membuat gelap disepanjang jalan tersebut.

Senada juga terlontar dari Kesudin Pertamanan Jakut, Berlian S Tjakradidjaja yang keberatan karena taman tersebut dirusak lantaran didirikan tenda bongkar pasang merusak rumput dan tanaman yang lainnya.

Sulistiarto, Kepala Suku Dinas Satuan Pol PP Jakarta Utara, mengaku sudah seringkali menertibkan mereka, namun penyakit masyarakat ini tidak bisa diberantas secara total. Dirinya mengatakan penjagaan oleh aparatanya sering dilakukan untuk meminimalisir keberadaan mereka.

Sementara itu didaerah lain yang masih terlihat menjadi tempat mangkal PSK seperti Rawa Badak (Penjaringan), Kali Jodo (Penjagalan), Rawa Malang (Cilincing), Jembatan Samping Polsek Cilincing (kolong jembatan). (cok)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails

Pengikut