JAKARTA, MP - Sedikitnya 15 kelompok atau 65 orang yang tergabung dalam Koperasi Jasa Keuangan (KJK) di Kelurahan Warakas, Tanjungpriok, Jakarta Utara, Sabtu (23/1) mendapat kucuran dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kelurahan (PEMK) sebesar Rp 540 juta. Program ini diharapkan dapat membantu kesejahteraan masyarakat di tingkat kelurahan.
Kepala Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara, Burhanuddin Z, mengatakan, dana PEMK digulirkan di 10 Kelurahan di Jakarta Utara. Masing-masing adalah, Kelurahan Lagoa mendapatkan Rp 540 Juta, Tanjungpriok Rp 540 Juta, Rawabadak Utara Rp 540 Juta, Sukapura Rp 405 Juta, Tugu Utara Rp 285 Juta, Pademangan Barat Rp 540 Juta, Pejagalan Rp 540 Juta, Warakas Rp 540 Juta, Semper Barat Rp 540 Juta dan Rawa Badak Selatan Rp 540 Juta. ”Total bantuan PEMK yang dikucurkan sebesar Rp 5,1 milliar,” ujar Burhanuddin, Sabtu (23/1).
Bantuan dana PEMK tersebut digunakan untuk modal berbagai usaha dalam membentuk koperasi. Bahkan, pengguna dana tersebut ditargetkan bisa menjadi koperasi Mandiri. “Program kerja dan laporan kegiatatan usaha dalam bentuk koperasi jasa keuangan dapat dioptimalkan dengan baik sehingga ada manfaatnya. Pertangungjawaban kegiatan tersebut juga harus dimaksimalkan,” tambah Burhanuddin.
Selanjutnya, agar para peminjam tidak ada yang ngemplang maka mereka harus tergabung dalam satu kelompok. Nantinya jika ada yang menunggak maka teman satu kelompoknya akan melakukan penagihan. Biasanya setiap anggota KJK akan mendapatkan bantuan modal berkisar antara RP 500 ribu hingga Rp 5 juta per orang. Namun, untuk pinjaman sebesar Rp 5 Juta, peminjam dikenakan agunan.
Camat Tanjungpriok, Supriyono, mengatakan, di wilayahnya terdapat dua kelurahan yang mendapat bantuan dana PEMK. Yakni Kelurahan Warakas dan Tanjungpriok, masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 540 juta. “Dana bantuan PEMK ini sangat dibutuhkan masyarakat, untuk bantuan modal usaha,” ujar Supriyono.
Wakil Walikota Jakarta Utara, Atma Sanjaya berharap, bantuan dana yang digulirkan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Jakarta Utara. Dana PEMK ini, tersalur berkat adanya perhatian Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, yang ingin meningkatkan taraf perekonomian masyarakat di Jakarta Utara. “Kepercayaaan yang diberikan gubernur ini, harap benar-benar digunakan untuk membuka usaha atau menambah modal usaha,” tegas Atma.
Juminah (50), satu pedagang sembako yang mendapatkan kucuran dana PEMK ini mengaku sangat senang. Ia berharap, bantuan yang diterimanya itu dapat dijadikan modal usahanya.“Tentu saya sangat senang dapat modal usaha. Kalau kemarin kan karena belum ada modal tambahan maka dagangnya pun pas-pasan,” ujar warga Jl Warakas 7, Gang 8 RT 11/06, Tanjungpriok. (red/*bj)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar